Sabtu, 23 Februari 2019

5 Cara Hemat Kuota Paket Data di Smartphone Android, Tanpa Aplikasi!


Pengguna Android seringkali kewalahan untuk menghemat laju penggunaan paket data yang kerap terkuras. Hal ini hanya bisa diatasi dengan konsumsi internet yang tepat, mengingat tak semua bisa mengakses kuota besar tiap bulannya.

Untungnya, ada sejumlah cara mudah untuk menghemat kuota internet tanpa perlu memasang aplikasi tambahan.

Berikut cara hemat kuota paket data di smartphone Android, seperti dilansir oleh Tekno.

1. Membatasi Penggunaan Data

Salah satu cara untuk menghemat kuota internet adalah membatasi penggunaan data. Caranya cukup mudah dengan menyetel pembatasan pemakaian data yang memang telah ada di smartphone Android.

Anda dapat melakukannya langsung melalui menu Settings di Android. Dengan cara ini, saat konsumsi data mendekati batas yang sudah ditentukan, Anda akan langsung mendapat peringatan agar tak melebihi batas.

2. Update Aplikasi Hanya Lewat Wi-Fi

Memperbarui aplikasi merupakan salah satu cara untuk membuat perangkat makin optimal. Alasannya, pembaruan tersebut biasanya berisi fitur-fitur terbaru atau solusi dari masalah yang ada di aplikasi.

Tak jarang, pembaruan ini biasanya memiliki ukuran yang cukup besar, sehingga menguras kuota internet yang dimiliki. Karenanya, gunakan opsi pembaruan dengan Wi-Fi agar konsumsi data tidak berlebihan.

3. Matikan Data Saat Tidak Terpakai

Saat smartphone sedang tidak dipakai, ada baiknya Anda matikan jaringan internet yang sedang aktif. Sebab, ada beberapa aplikasi yang masih aktif dan berjalan di belakang (background), sehingga masih mengonsumsi kuota internet.

Untuk itu, agar kuota internet tidak tersedot ke aplikasi yang sedang berjalan, Anda dapat mematikannya terlebih dulu. Dengan melakukan ini, selain menghemat kuota internet, Anda juga dapat menghemat konsumsi baterai.

4. Mengaktifkan Fitur Data Saver di Chrome

Pengguna Android pasti sudah tidak asing dengan Chrome untuk berselancar di dunia maya. Nah, bagi Anda yang tidak ingin banyak menghabiskan kuota internet, Chrome sudah hadir dengan fitur Data Saver.

Bagi Anda yang tertarik menggunakannya, tinggal membuka Chrome lalu pilih menu Settings yang dapat diakses dari pojok kanan atas. Lalu, buka Data Saver dan aktifkan fitur Data Saver.

5. Batasi Penggunaan Instagram

Instagram merupakan salah satu aplikasi paling populer saat ini. Karenanya, pengguna smartphone tidak akan ketinggalan untuk memasang aplikasi ini. Kendati demikian, ada satu masalah dari aplikasi ini, yakni konsumsi data yang cukup tinggi.

Dengan ini, Anda harus mulai membatasi penggunaan Instagram agar kuota internet tak cepat habis.

Sabtu, 16 Februari 2019

5 Tips Hemat Internetan di Luar Negeri


Jalan-jalan sudah jadi tujuan dari banyak orang. Sekarang pun, jalan-jalan ke luar negeri juga sangat dipermudah aksesnya, sehingga untuk beli tiket, menulis rencana perjalanan, dan pesan hotel, adalah perkara mudah.

Hanya saja, mendapatkan layanan internet ketika berada di negara lain seringkali jadi masalah. Terkadang tiap negara punya kebijakan sendiri terkait hal ini.

Selain itu yang perlu dipikirkan, biaya roaming yang harus dikeluarkan ketika harus menggunakan layanan operator dalam negeri. Tentu saja ini cukup mahal.

Sbenarnya bisa disiasati dengan mengganti SIM Card di negara tujuan. Tapi jangan disamakan dengan di Indonesia karena biaya paket internet yang harus dikeluarkan terbilang jauh lebih mahal.

Lantas bagaimana menyiasati agar berselancar di luar negeri bisa berjalan dengan aman dan nyaman? Berikut beberapa cara hemat mendapatan layanan internet di luar negeri yang dihimpun dari laman Brilio.net.

1. Pastikan Data Roaming Non-Aktif

Penting sekali untuk menonaktifkan data roaming di ponsel Anda sebelum take off ketika di pesawat terbang. Sebab, ketika sampai di negara tujuan dan Anda kembali mengaktifkan ponsel, maka Anda tidak akan terkena biaya roaming akibat menggunakan jaringan lain di negara tujuan.

Nah untuk keperluan internet, Anda bisa memanfaatkan layanan WiFi yang biasanya tersedia di tempat publik.

2. Beli dulu Paket Data Roaming

Jika memang terpaksa harus tetap menggunakan provider Anda sendiri, sebaiknya dipersiapkan sejak awal sebelum keberangkatan. Caranya dengan menghubungi operator yang Anda gunakan untuk mengetahui layanan data roaming di negara tujuan Anda.

Paling tidak Anda punya gambaran berapa kebutuhan yang harus dipersiapkan. Oh iya, setiap provider punya tarif dan penawaran yang berbeda-beda untuk setiap negara tujuan yang Anda datangi.

3. Pakai SIM Card Negara Tujuan

Sepertu diungkapkan di atas, menggunakan SIM Card di negara yang Anda kunjungi boleh jadi paket data yang ditawarkan jauh lebih mahal.

Opsi ini bisa dipilih ketika Anda mengunjungi negara tujuan dalam jangka waktu yang cukup lama atau Anda memang sering ke negara ini. Tapi tentu saja ketika Anda menggunakan SIM Card negara tersebut, harus hemat ya menggunakannya.

Sebab, umumnya orang yang sedang bepergian ke negara lain akan menghabiskan data internet lebih banyak karena dipergunakan untuk Google Maps, media sosial, termasuk mencari informasi tempat-tempat yang akan dikunjungi. Sebaiknya Anda cari informasi mengenai SIM Card yang cocok untuk digunakan.

4. Hemat Pulsa

Bukan cuma data intenet, pulsa untuk menelpon atau mengirim pesan juga harus dihemat. Jika Anda gegabah menelpon atau mengirim pesan, bisa saja pulsa Anda cepat habis atau biaya tagihan membengkak.

Selain itu jika Anda menggunakan provider Indonesia, jangan lupa untuk menolak semua panggilan telepon masuk sebab bakal menyedot pulsa Anda selama di luar negeri.

Nah sebaiknya ketika menelpon Anda bisa menggunakan layanan aplikasi Voice Over Internet Protocol (VOIP) seperti Facebook, Google Voice, atau Skype. Anda juga bisa memanfaatkan layanan live chat seperti WhatsApp.

5. Gunakan Travel WiFi

Mungkin cara yang satu ini cukup tepat. Anda bisa membeli atau sewa modem mifi. Salah satu layanan yang tersedia di Indonesia adalah JavaMifi yang cakupannya mencapai 160 negara.

Sabtu, 09 Februari 2019

4 Tips Cermat Lawan Cyber Bully di Media Sosial, Yuk Jangan Takut!


Perundungan jenis baru yakni cyberbully, adalah hal yang kian merajalela di platform internet apapun, terutama media sosial.

Meski tindakan tersebut dilakukan tidak secara langsung di kehidupan nyata, dampak dari cyberbullying justru bisa lebih parah berkepanjangan kepada korban bully. Bahkan, ada lebih banyak jenis tindakan cyberbullying yang biasa dilakukan pem-bully di media sosial.

Cara-cara tersebut bisa berupa ledekan yang dilontarkan pada kolom komentar akum medsos korban, hingga cara yang paling tidak etis, yaitu meretas akun medsos korban dengan konten yang tidak sesuai.

Tindakan ini, tentu harus dilawan. Sebagai pemilik akun medsos, jangan biarkan cyberbullying mendarah daging dan merusak kehidupan penggunanya.

Agar dapat hidup tenang baik dalam kehidupan nyata maupun di internet, berikut melansir Tekno Liputan6.com, cara cermat mengatasi cyberbully. Berikut ulasannya.

Jangan Respon

Anda tidak perlu merespon komentar yang bersifat intimidatif, yang mencaci, mengejek, menghina dan juga mencela. Jika Anda justru reaktif, pelaku bullying akan puas dan akan terus-menerus melakukan hal yang sama. Bahkan, yang bully yang lain juga bisa terpancing dan Anda semakin terpuruk.

Jangan Balas Dendam

Ibarat kalimat 'masuk kuping kiri, keluar kuping kanan', Anda tidak perlu membalas dendam atas tindakan yang diterima. Jika membalas secara terang-terangan, pelaku bullying akan terus mencari 'sekutu' bully yang baru untuk makin menjerumuskan Anda.

Simpan Bukti Cyber Bully

Sebuah langkah terbaik jika Anda jadi korban bully di media sosial, adalah dengan meng-capture bukti bullying yang dilakukan di media sosial. Hal ini bisa berupa pesan, foto, atau komentar agar bisa ditunjukkan ke pihak yang berwenang.

Hubungi Pihak Berwajib

Jika aksi cyberbullying terus berlangsung, kini saatnya untuk melaporkan ke pihak berwajib, seperti pihak medsos, kerabat dekat, atau bahkan polisi. Seringkali medsos memiliki mekanisme pelaporan cyberbully yang dapat melakukan suspend terhadap akun bully. Polisi juga bisa jadi tempat yang baik untuk pelaporan mengingat undang-undang juga sudah ada.

Selain langkah-langkah di atas, Anda juga harus menjaga keamanan akun medsos. Jangan tulis informasi personal begitu detail di medsos, seperti alamat dan nomor ponsel, sehingga perundungan siber bisa berlanjut ke ancaman personal.

Bila perlu, selalu log out dan keluar dari semua akun internet agar menjaga dari hal-hal yang tidak diinginkan.

Sabtu, 02 Februari 2019

Tim Indonesia, Bigetron, Juara Kedua PUBG Mobile Club Open 2019 Tahap Final ASEAN


Tim RRQ dari Thailand berhasil menjadi juara I turnamen PUBG Mobile Club Open (PMCO) 2019 Tahapan Final Asia Tenggara di ICE BSD City, Tangerang, Banten, pada Minggu.

Acara yang juga didukung oleh Vivo sebagai sponsor utama ini mempertandingkan 16 tim yang berasal dari berbagai negara di kawasan Asia Tenggara (ASEAN) untuk memperebutkan tempat di tahapan final dunia dan total hadiah Rp 28 miliar.

Dari 16 tim finalis, RRQ mendominasi jalannya pertandingan yang diadakan selama dua hari pada 22 dan 23 Juni di ICE BSD City. Sementara juara II diraih salah satu tim dari Indonesia, Bigetron, yang juga mendapatkan kesempatan melaju langsung ke tahapan Final Dunia yang diadakan di Berlin, Jerman, pada Juli mendatang.

PUBG Mobile juga memberikan kesempatan kepada juara ketiga dan keempat untuk masuk ke babak kualifikasi tahapan final, yaitu tim Purple Mood dari Thailand dan Secret dari Malaysia.

Berikut ini detail perolehan points dari setiap tim finalis:

1. Tim RRQ dari Thailand mendapatkan total 305 points
2. Tim Bigetron dari Indonesia mendapatkan total 270 points
3. Tim Purple Mood dari Thailand mendapatkan total 205 points
4. Tim Secret dari Malaysia mendapatkan total 193 points

Tim Indonesia lainnya seperti Victim berhasil menempati posisi kesembilan, Evos peringkat ke-12, disusul tim Onic di posisi 13 dan WAW posisi 14.


Tim Bigetron Indonesia

Robby Natic Mahardika Saputra, mewakili tim Bigetron, mengatakan sebuah kebanggaan tersendiri bagi kami untuk dapat mewakili Indonesia dan melaju langsung ke tahapan Global Final PUBG Mobile Club Open 2019 di Berlin, Jerman. Karena sebelumnya di tahapan kualifikasi Asia Tenggara, kami hanya menjadi juara 3.

"Dan sekarang di tahapan final Asia Tenggara, kami berhasil menjadi juara 2. Untuk ke depannya, kami optimistis bisa menjadi juara pertama, ujar Robby yang ditemui semalam usai lomba.

Robby berharap turnamen-turnamen seperti ini terus diadakan karena memberikan dampak positif dan skala ini merupakan skala turnamen yang sangat besar.

Dengan lebih dari 400 juta unduhan, PUBG Mobile berkomitmen memberikan pengalaman positif dan semangat sportivitas tinggi melalui turnamen terbesarnya PMCO 2019; terutama tahapan Final Asia Tenggara yang baru saja digelar di Indonesia.

Oliver Ye, PUBG Mobile Marketing Director untuk Asia Tenggara, mengatakan, Suatu kebanggaan tersendiri bagi kami, PUBG Mobile, untuk dapat mengadakan turnamen skala internasional pertama di Indonesia. PUBG Mobile telah berhasil membawa semangat sportifitas, memberikan pengalaman positif bagi para pemain, serta dapat memberikan kesempatan kepada para pemain untuk menjalin persahabat dengan para pemain lainnya di seluruh dunia."

Selamat buat Bigetron asal Indonesia yang melaju ke tahapan Global Final PMCO 2019. Ayo dukung tim Indonesia yang akan bertanding di tahapan Global Final PMCO 2019 di Berlin, Jerman, pada Juli.

Indonesia, Winner Winner Chicken Dinner!