Senin, 05 Agustus 2019

Jangan Bilang Gemar Belanja Online Kalau Belum Tahu Istilah Pedagang Online Berikut Ini


Saat ini, masyarakat sudah tidak perlu lagi menyempatkan diri ke luar rumah hanya untuk pergi berbelanja. Semenjak kehadiran dari online shop, berbagai kebutuhan masyarakat sudah dengan mudahnya dapat dipenuhi tanpa perlu membuat konsumen meluangkan waktu khusus untuk datang ke toko yang diinginkan.

Hanya dengan bermodalkan ponsel pintar, anda bahkan bisa berbelanja sambil bersantai di rumah tanpa menapakan kaki ke lantai sama sekali. Begitu mudahnya berbelanja melalui online shop membuat jumlah konsumen yang berbelanja di online shop itu sendiri kian meningkat seiring berjalannya waktu, yang sekaligus membuat banyak pelaku usaha memanfaatkan hal tersebut untuk mulai mencoba peruntungan di dunia berjualan online.

Dengan semakin maraknya dunia online yang dijadikan sebagai wadah berjualan dan berbelanja, istilah pedagang online pun mulai bermunculan satu per satu. Nah, bagi anda yang gemar berbelanja melalui online, sepertinya belum sah dikatakan sebagai ‘gemar berbelanja’ bila belum mengetahui istilah-istilah yang sering kali digunakan oleh para pedagang online ini. 

Istilah Pedagang Online

1. Pre-Order

Pre-Order atau yang sering kali disingkat sebagai PO merupakan salah satu istilah pedagang online yang paling sering digunakan. PO itu sendiri merupakan istilah bagi pemesanan barang yang belum di produksi, sehingga para pedagang online yang memberlakukan sistem PO ini baru akan mulai memproduksi barang bila jumlah pemesanan terhadap barang tersebut sudah mencapai jumlah tertentu.

Maka dari itu, barang yang diproduksi melalui sistem PO cenderung lebih lama diterima oleh konsumen yang biasanya hingga mencapai jangka waktu 2-3 minggu, bahkan bisa hingga bulanan. Bagi para pelaku usaha yang memiliki modal terbatas, membuka jasa PO bisa dijadikan sebagai pilihan yang tepat. 

2. Reseller

Istilah reseller juga merupakan salah satu istilah pedagang online yang sering kali digunakan oleh para pelaku usaha. Sesuai dengan namanya, reseller berarti ‘menjual ulang’ suatu produk. Jika anda ingin menjadi seorang reseller, maka setidaknya anda harus mempersiapkan modal dengan jumlah tertentu agar dapat membeli barang yang akan anda jual ulang tersebut.

Biasanya ada beberapa toko yang mempersiapkan harga khusus bagi reseller yang ingin membeli produk mereka, dan harga tersebut pastinya lebih murah. Nah, ketika anda telah membeli suatu barang dari toko, maka barang tersebut boleh anda jual kembali kepada konsumen dengan harga yang lebih mahal, yang dimana selisih harga tersebut akan menjadi keuntungan yang akan anda dapat.

Bagi para pelaku usaha, sistem reseller ini cenderung berisiko karena harus mengeluarkan modal yang cukup besar di awal. Selain itu, risiko lainnya ialah bila barang yang anda miliki tidak kunjung laku dan mengendap terlalu lama di gudang, maka kemungkinan terjadinya kerusakan pun tidak dapat dihindari, dan jika barang tersebut rusak, maka anda akan mengalami kerugian.

3. Dropship

Istilah pedagang online yang terakhir, yaitu Dropship. Mungkin bagi sebagian orang, istilah ini masih cenderung asing dan tidak familiar. Pada dasarnya, Dropship hampir serupa dengan reseller, yaitu ‘menjual ulang’ suatu barang. Hanya saja, yang membedakannya dengan reseller yaitu Dropship hanya bertugas sebagai ‘perantara’.

Jika reseller diharuskan untuk mengeluarkan modal terlebih dahulu dalam membeli barang yang ingin dijual ulang, maka dropship tidak perlu membeli barang dan mengeluarkan modal sepeser pun. Mereka hanya bertugas sebagai penghubung antara konsumen dan supplier. 

Diantara ketiga istilah diatas, manakah yang paling sering anda dengar sebagai konsumen online shop? Perlu dipahami bahwa istilah-istilah tersebut akan sangat sering anda dengar dari para pedagang online. Selain sebagai konsumen, istilah pedagang online tersebut juga perlu anda ketahui bila tertarik memasuki dunia online shop sebagai pelaku usaha. 

Tahukah anda bahwa walaupun reseller dan dropship memiliki sistem kerja yang nyaris sama, tetapi ternyata mereka memiliki keuntungan dan kekurangan yang berbeda dari satu sama yang lain lho. Penasaran dengan kekurangan dan kelebihan reseller dan dropship? Baca saja informasi lengkapnya di https://www.cekaja.com/info/beda-istilah-pedagang-online-preorder-dropshiper-dan-reseller-yang-perlu-kamu-tahu/

0 komentar:

Posting Komentar