Jumat, 07 Februari 2020

Mengapa Mesin Cuci Bisa Rusak? Ini 5 Alasannya


Di masa sekarang ini, menjalani kegiatan sehari-hari pasti selalu berhubungan dengan mesin. Hal ini terjadi karena perkembangan teknologi yang begitu pesatnya. Bayangkan jika kita hidup tanpa alat bermesin, tentu rasanya seolah semua pekerjaan itu berat. Nah, kegiatan juga semakin terganggu jika si mesin rusak, misalnya saja mesin cuci. Tentu untuk memperbaikinya perlu jasa service mesin cuci. Yuk, simak ulasannya dibawah ini!

Alasan Mesin Cuci Bisa Rusak

Di kehidupan sekarang ini, menjalani aktivitas sehari-hari tidak afdol rasanya tanpa bantuan mesin. Hal-hal kecil pun terkadang juga membutuhkan bantuan alat bermesin, sebut saja mencuci. Tentunya, mesin yang tiba-tiba mengalami kerusakan alias ‘ngambek’ tentu membuat Anda panik. Apalagi jika Anda sedang butuh-butuhnya.

Segala cara dilakukan untuk memperbaiki benda yang meringankan beban pekerjaan harian kita ini. Namun terkadang malah bukannya benar seperti semula, mesin cuci jadi tambah rusak. Memangnya apa sih alasan mengapa mesin kita, terutama mesin cuci, bisa rusak begitu saja sehingga kita membutuhkan jasa service mesin cuci?

1. Tidak Membuka Pintu Ketika Proses Pengisian Air

Tahukah Anda jika mesin cuci bisa rusak kalau Anda tidak membuka pintunya saat proses pengisian air? Membuka pintu saat proses pengisian tersebut rupanya tidak hanya mencegah mesin rusak, namun juga dapat mencegah munculnya jamur, menghindarkan suhu lembab, serta menjaga agar interior mesin cuci Anda selalu segar dan bersih.

2. Tidak Pernah Membersihkan Saringan Air

Saringan air atau filter yang jarang dibersihkan dapat membuat mesin juga cepat rusak. Komponen filter di dalam mesin cuci ini memang berfungsi untuk menyaring kotoran dan mencegah munculnya noda selama proses pencucian. Nah, agar mesin tidak cepat rusak, Anda bisa menarik keluar filter tersebut dan menyikatnya lalu membilas sampai bersih agar filter dapat digunakan secara maksimal kembali.

3. Tidak Membersihkan Mesin Cuci dengan Air Panas

Rupanya, sisa-sisa deterjen yang menempel pada interior mesin cuci dapat membuat kinerja mesin menjadi lebih berat. Bahkan saat ada cucian menumpuk, mesin bisa rusak dan mati tanpa sebab. Padahal masalahnya hanya sepele, yakni karena Anda jarang membersihkan mesin dengan air hangat sehingga muncul jamur-jamur yang mengganggu kinerja mesin Anda.

4. Lupa Membersihkan Kotak Deterjen

Mesin cuci pasti memiliki kotak deterjen yang bisa dibuka dan ditutup untuk pengisian bahan pencuci tersebut. Nah, wadah satu ini pun rupanya bisa menjadi penyebab masalah mesin mati. Anda yang sering lupa membersihkan kotak deterjen mungkin akan lebih sering menghadapi masalah mesin dibanding mereka yang sering membersihkannya.

5. Mengisi Tabung Terlalu Penuh

Terakhir, untuk mencegah mesin cuci Anda rusak, Anda bisa mengisi tabung cuci tidak terlalu penuh. Pasalnya, tabung cuci memiliki kapasitas maksimum. Jika Anda selalu mengisinya dengan penuh, maka tabung bisa terlalu berat dalam melakukan tugasnya dan berakibat mesin rusak. Setidaknya, sisakan ruang sebanyak 25% saja dari kapasitas full untuk tabung ‘bernapas’.

Demikian ulasan tentang alasan mengapa mesin cuci bisa rusak. Bagi Anda yang sedang mencari jasa service mesin cuci, maka Anda bisa menghubungi www.sejasa.com dan mulai mencari tenaga ahli disana. Semoga ulasannya bermanfaat.

0 komentar:

Posting Komentar